Doa Mengubah Segala Sesuatu

Saat keadaan sek’lilingku
Ada di luar kemampuanku
Kuberdiam diri mencari-Mu
Doa mengubah segala sesuatu
Saat kenyataan di depanku mengecewakan perasaanku
Ku menutup mata memandang-Mu
S’bab doa mengubah segala sesuatu
Doa orang benar bila di doakan
Dengan yakin besar kuasanya
Dan tiap doa yang lahir dari iman
Berkuasa menyelamatkan
S’perti mata air di tangan-Mu
Mengalir ke manapun Kau mau
Tiada yang mustahil di mata-Mu
Doa mengubah segala sesuatu
Saat kenyataan di depanku mengecewakan perasaanku
Ku menutup mata memandang-Mu
S’bab doa mengubah segala sesuatu
Doa orang benar bila di doakan
Dengan yakin besar kuasanya
Dan tiap doa yang lahir dari iman
Berkuasa menyelamatkan
S’perti mata air di tangan-Mu
Mengalir ke manapun Kau mau
Tiada yang mustahil di mata-Mu
Doa mengubah segala sesuatu
S’bab doa mengubah segala sesuatu
Iklan

Membangun Peternakan

Zaman dahulu kala, manusia menggantungkan hidupnya dengan berburu. Karena lelah berburu, manusia berpikir untuk menangkap hewan itu, bukan langsung untuk disantap,, tapi untuk dipelihara. Satu per satu hewan itu berkembang biak, sampai jumlahnya sudah mencukupi untuk manusia itu tidak perlu lagi repot-repot berburu.

Dan tersadar diriku, ternyata  aku masih menganut prinsip manusia zaman berburu. Buru-buru harus bikin peternakan, supaya tidak berburu lagi.

These too, will pass

Ada seorang raja yg terkenal dgn kebijaksanaannya

Dan pada suatu hari, sang raja meminta kpd tukang emasnya yg sudah tua renta utk menuliskan sesuatu di dlm cincinnya.

Raja berpesan, “Tuliskanlah sesuatu yg bisa kamu simpulkan dari seluruh pengalaman & perjalanan hidupmu, spy itupun bisa menjadi pelajaran utk hidup saya”.

Berbulan-bulan si tukang emas yg tua itu membuat cincinnya, lalu lebih sulitnya menuliskan apa yg penting di cincin emas yg kecil itu. Akhirnya setelah berdoa & berpuasa, si tukang emas itupun menyerahkan cincinnya pd sang raja. Dan dgn tersenyum, sang raja membaca tulisan kecil di cincin itu. Bunyinya,

“THESE TOO, WILL PASS”

(“DAN YANG INIPUN AKAN BERLALU”).

Awalnya sang raja tdk terlalu paham dgn apa yg tertulis di sana. Tapi, suatu ketika, tatkala menghadapi persoalan kerajaan yg pelik, akhirnya ia membaca tulisan di cincin itu & ia pun menjadi lebih tenang, “Dan inipun akan berlalu.”. Dan tatkala ia sedang ber-senang2, ia pun tak sengaja membaca tulisan di cincin itu, lantas ia menjadi rendah hati kembali.

Betul!. Ketika Anda lagi punya masalah besar ataupun sedang lagi kondisi terlalu gembira, ingatlah kalimat itu, “Dan inipun akan berlalu.”

Kalimat ini, kalau direnungkan dgn bijak akan mengantarkan diri kita pada keseimbangan hidup. Tdk ada satupun yg langgeng. Jadi, ketika Anda punya masalah, tidaklah perlu terlalu bersedih. Tapi, tatkala Anda lagi senang, bersyukurlah dan nikmati selagi anda bisa …..

Investasi Adalah Petualangan

“Wahai saudara-saudaraku, yang telah mencapai tanah barat setelah seratus ribu tantangan.

Dalam keterjagaan yang masih menjalar di tubuh kita ini, janganlah memilih menghindari pengalaman di atas tanah tak bertuan yang membentang di balik matahari.

Ingatlah bibit tempat asal kalian bersemi.

Kalian tidak diciptakan untuk hidup seperti binatang buas, namun untuk mencari kebajikan dan saling pengertian.”

Investasi pun adalah petualangan. Masa depan finansial selalu merupakan tanah tak dikenal.

Dengan Benjamin Graham sebagai pemandu, pelayaran investasi seumur hidup anda akan aman, meyakinkan sekaligus menantang.

Dikutip dari Buku The Intelligent Investor, karya Benjamin Graham.

 

 

Sebuah Kisah

Smoke & Mirrors

Seorang perwira yang bertubuh tegap dan berwajah tampan duduk di sebuah bangku di sebuah stasiun kereta.
Ia menarik baju tentaranya agar tidak terlihat lecek.
Ia memperhatikan kerumunan orang-orang yang duduk dan berlalu lalang di stasiun tersebut.
Ia menunggu seorang wanita yang idam-idamkannya tapi belum diketahui wajahnya seperti apa.
Satu-satunya yang jadi tanda adalah ia akan datang dengan bunga mawar di dadanya.
Ketertarikannya terjadi 13 tahun yang lalu di sebuah perpustakaan.

Dia masih ingat, 13 tahun yang lalu itu, ia mengambil sebuah buku yang menarik perhatiannya.
Di dalamnya ternyata ada kalimat2 tulisan pinsil yang rapih ditulis dengan lembut dan sangat indah. Menggambarkan dan mencerminkan jiwa yang bijaksana dan berwawasan pikiran.
Di bagian depan buku, ia menemukan pemilik sebelumnya, Miss H. Maynell.

Dengan usaha yang kuat setelah beberapa waktu akhirnya ia mendapatkan alamatnya.
Rupanya ia tinggal di kota New York.
Ia pun menulis surat kepadanya dan berharap agar Miss Maynell tersebut membalasnya.
Ternyata seperti gayung bersambut. Miss. H. Maynell pun meresponnya.
Namun apa mau dikata, perang dunia kedua meletus. Ia pun terpaksa harus berangkat keluar Amerika.

Hari demi hari berlalu, bulan berganti bulan, perwira tersebut pun menjadi sahabat dekat yang terus berkorespondensi dengan Miss. H. Maynell. Perwira itu suatu ketika meminta agar diberikan foto yang terbaru agar bisa mengenalnya dengan baik. Yang mana permintaan itu ditolaknya.

Perang Dunia kedua pun usai, akhirnya perwira itu pun pulang.
Ia segera saja menulis surat untuk bertemu dengan gadis pujaan hatinya tersebut.
Wanita itu pun berjanji akan mengenakan bunga mawar di dadanya dan akan bertemu di stasiun pk. 19.00 supaya bisa pergi makan malam bersama.

Seorang wanita berjalan melintas di depannya. Rambutnya yang panjang dan tubuhnya yang ramping sungguh sangat menarik.
Rambutnya keemasan dan bergelung menampilkan telinganya yang kecil dan cantik.
Matanya biru seperti lautan. Bibirnya yang merah merekah dan dagunya yang kecil sungguh sempurna.
Ia menggunakan baju hijau yang sangat cantik. Wanita itu berhenti di sebuah bangku dan tampak berbicara dengan seseorang. Sang perwira itu pun berjalan menujunya.
Ketika ia mendekat barulah Ia tersadar bahwa gadis itu ternyata tidak menggunakan mawar di dadanya …….

Ketika ia baru saja mau berlalu, tiba-tiba ada suara wanita di samping wanita tersebut berkata. “Kamu mencari saya hai pelaut?” Kata wanita tersebut. Seorang wanita yang sudah berusia lebih dari 40 tahun, dengan rambut yang mulai keabu-abuan dan menggunakan topi yang rusak. Gadis yang berpakaian hijau itu pun berjalan menjauh.

Perwira tersebut seakan terbelah dua. Sepertinya, hatinya ingin mengikuti gadis berpakaian hijau tersebut tapi suara di depannya itu menahan badannya. Ia pun mengangkat wajahnya memperhatikan wanita yang menegurnya. Wanita tersebut agak pucat tapi senyumnya kelihatan hangat.
Jari tangannya tiba-tiba menggenggam buku berwarna biru (sesuai perjanjian dengan Ms. H. Maynell) lebih ketat didadanya.

Dalam pikirannya: “Ahhh… Ini kan bukan hanya urusan cinta, ini bisa jadi sebuah hal yang luar biasa, sebuah persahabatan yang barangkali akan menjadi persahabatan yang luar biasa. Sang perwira itu pun segera mengulurkan tangannya dan memperkenalkan dirinya.
“Saya sungguh senang bisa berjumpa denganmu; apakah saya sekarang boleh mengundang kamu untuk makan malam?”

“Hahaha, Saya sungguh tidak tau apa masalahnya ini anakku” kata wanita separuh baya tersebut.
Ia melanjutkan, “Wanita yang berbaju hijau yang baru saja berlalu tadi meminta saya untuk mengenakan mawar ini di dada saya.
Terus ia bilang, jika kamu mengajak saya untuk makan malam, maka saya harus memberitahu padamu bahwa ia sedang menunggu kamu di restoran besar seberang jalan itu. Hal ini cuma untuk tes diri kamu saja, begitu katanya”

Tiba-tiba perwira itu merasa bahagia bercampur kagum dengan kebijaksanaannya Miss. Maynell tersebut.
Sebuah tes hati untuk melihat respon terhadap sesuatu yang tidak menarik ………………

Sahabat Stockbit terkasih,

Smoke and Mirrors adalah sebuah ungkapan yang menjelaskan atau menggambarkan sebuah penipuan atau kecurangan.
Ungkapan ini muncul pertama kali pada saat ilusi seorang pesulap pertama kali dilakukan.
Ketika itu pesulap tersebut membuat sebuah obyek yang semula kelihatan menjadi tidak kelihatan dengan menggunakan cermin dan pengalih perhatian yaitu asap.
Tehnik yang digunakan sejak jaman dahulu kala oleh dukun-dukun Aztec dengan istilah Tezcatlipoca (Smoking Mirror).
Ilusi tersebut biasanya deceptive atau memberi impresi atau penampakan yang berbeda dengan kenyataan aslinya.

Tehnik Smoke and Mirrors bisa digunakan secara negatif untuk sebuah kejahatan, tapi juga bisa digunakan untuk sebuah ilusi yang indah seperti diatas. Sebuah Tes Cinta yang luar biasa.

”I like the idea that we build up these walls or rules or laws to maintain our reality, and when they fall away, you’re left with a whole bunch of illusions. Smoke and mirrors.”_
(Sarah McLachlan)

Di zaman sekarang ini kita perlu berhati-hati, karena begitu banyak ilusi-ilusi yang dilakukan orang demi mencapai tujuannya.
Ilusi itu bisa jadi merupakan sebuah hiburan yang menyenangkan, namun ilusi deceptive dengan tujuan jahat dapat merusak. Ilusi merusak itu bisa mempunyai dampak pecahnya persatuan antara Agama, Suku, Antar Golongan, Ras.

Ilusi itu juga bisa membuat orang yang tidak mengerti konsep ini atau yang tidak siap menjadi tertipu dan masuk perangkap orang yang menggunakan tehnik smoke and mirrors ini.

Sumber : https://stockbit.com/#/InvestorfromPky