Tuhan menguatkanku

Aku yakin Tuhan berbicara padaku.

Entah apa yang membuatku hari ini ingin menonton film yang menjadi salah satu sumber inspirasiku dalam mengahadapi masalah atau keputusasaan. Yang aku yakin, Tuhan sedang bekerja dalam setiap langkah hidupku.

Sekarang, saya tergerak untuk menuliskan kata-kata yang begitu menguatkan , sehingga mampu mengobati rasa kekecewaan dan rasa kecil hati yang kadang datang menghampiri masing-masing kita.

…………………………..

David : Ayah, aku bahkan tidak tahu mengapa mereka membiarkanku masuk ke dalam tim.
Ayah : Apakah kamu melakukan yang terbaik, Nak?
David : Aku sudah tahu akan luput sebelum menendang.
Ayah : Tindakanmu akan selalu mengikuti keyakinanmu, David.
David : Ayah, aku bahkan tidak bisa menendang lurus.
Ayah : Dan ayah tidak bisa berjalan. Haruskah ayah tinggal di rumah dan menyesalinya ?
Jika kau menerima kekalahan, David, maka itulah yang akan kau dapatkan.

note : Ayahnya merupakan seorang yang lumpuh.

…………………………..

Pendeta : Wahyu 3 : 7-8 berkata “ apabila Ia membuka , tidak ada yang dapat menutup ; apabila Ia
menutup ,tidak ada yang dapat membuka.
Aku tahu segala pekerjaanmu : lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat
ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekkuatanmu tidak seberapa, namun engkau
menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.”
Pelatih Taylor, kau masih punya pintu terbuka, dan sampai Tuhan memindahkanmu, kau akan
tetap berada di tempat yang Ia rencanakan.

………………………….

Pendeta : saya pernah mendengar cerita tentang dua petani yang sangat membutuhkan hujan. Dan
keduanya
berdoa untuk hujan, tetapi hanya salah satu dari mereka pergi keluar dan menyiapkan ladang
untuk menerimanya. Mana yang menurut Anda yan akan Allah kirimi hujan?
Pelatih : Orang yang telah mempersiapkan ladangnya untuk menerima itu.
Pendeta : kau orang yang mana? Allah akan mengirimkan hujan ketika orang itu sudah siap.

…………………………

Pelatih : – Sikapmu bagai aroma hatimu, jika sikapmu buruk berarti hatimu tak benar.
– football hanyalah alat Tuhan, untuk Dia menunjukkan kebesarannya kepada kita, agar kita
selalu memuji dan menghormati-NYA, memenangkan pertandingan football adalah masalah
yang terlalu sepele, walau jadi juara pun, kita akan segera terlupakan, sampai sekarang ini
masih hanya mengenai kita, bagaimana kita bisa tampak hebat, bagaimana kita bisa tampak
bisa Berjaya. Kita disini bukan hanya untuk meraih kejayaan, keruk uang, dan mati.
menurut injil, Tuhan menempatkan kita disini untuk-NYA, untuk menghormatinya,
mengasihi sesame kita manusia, dan mengasihi-NYA.

………………………..


Dikutip dari film facing the giants

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s