Lentera Jiwa ( Kick Andy ! )

Sudahkah Anda menemukan lentera di dalam hidup Anda yang Anda jalani sekarang ??.
Itu adalah masalah utama yang dibahas pada acara kick Andy tadi sore di sabuga. Memang benar, pada kenyataannya banyak dari kita (khususnya anak muda) yang masih dalam tahap perkuliahan menjalankan rutinitas kuliahnya di jurusan yang sebenarnya tidak diminati. Yang menyedihkan adalah bahwa itu adalah tuntutan dari orang tuanya. Dan masih banyak lagi pnyebab-penyebab lainnya yang mengakibatkan itu semua.
Narasumber yang diundang tadi cukup lah membuat saya sadar bagimana mereka harus berjuang mengalahkan semua rintangan-rintangan yang dihadapi demi menemukan lentera jiwanya.
Nugie yang rela meninggalkan kuliahnya dari fisip UI demi melanjutkan apa yang diminatinya ( musik ).
Yoris yang juga meninggalkan kuliahnya demi pekerjaannya yang dia tekuni/sukai di hard rock cafe yang mengantarkannya menjadi seorang general manager termuda se asia pasific.
Wahyu yang harus meyakinkan kedua orang tuanya untuk tidak mengambil jurusan kedokteran ( mengingat semua dari keluarganya, dari kakek, dan antek2nya merupakan dokter ) untuk menjadi seorang designer.
Itu semua mereka lakukan demi menemukan lentera jiwanya masing-masing.
Ilustrasi yang menarik sempat ditampilkan oleh wahyu dengan animasi buatannya.
Di ceritakan seseorang ( ilustrator : Andy Noya ), di persimpangan pilihan, ada beberapa pilihan yang ditunjukkan, dan Andy lebih memilih air, dia mengikuti aliran air membawanya, dan suatu saat dia menabrak batu yang besar, dan di depannya suatu jurang yang curam, hingga dia tidak dapat mengelaknya dan matilah dia dimakan buaya (hahahha, kurang nyambung).
Ilustrasi kedua , Andy melewati kehidupannya dengan membawa lentera jiwanya, sehingga di dalam kegelapan jalan di hadapannya, dia mempunyai lentera yang meneranginya untuk memilih mana jalan yang menyesatkan atau mana jalan yang harus di lewati.

Pernah membaca sajak ini?? :
Dahulu kala ada seekor kerang yang kisahnya akan kuceritakan,
yang menemukan ada pasir masuk ke dalam rumahnya,
Hanya sebutir pasir, namun memberinya kepedihan (karena kerangpun memiliki perasaan yang sangat jelas),
Apakah ia menyesali karya takdirnya yang membuatnya dalam kondisi sengsara itu ?
Apakah ia mengutuk pemerintah ? menghimbau diadakannya pemilihan umum ?
Atau menggerutu bahwa laut seharusnya memberikan perlindungan ?
Tidak ! Ia berkata kepada dirinya sendiri sementara ia duduk di rumahnya
“Karena aku tak dapat menyingkirkannya, lebih baik aku perbaiki kualitasnya”,
Nah, bertahun-tahun berlalu, seperti selalu demikian,
Hingga ia sampai kepada takdirnya, menjadi kerang rebus !
Namun butir pasir yang telah begitu mengganggunya, menjadi mutiara indah yang bercahaya,
Kisah ini mengajarkan betapa mulianya yang dapat di perbuat seekor kerang.

Lalu bagaimana dengan kita ??.. Apakah kita hanya akan menjadi kerang rebus atau kerang yang menghasilkan mutiara yang bernilai tinggi ??.. Itu semua tergantung pilihan kita.

2 thoughts on “Lentera Jiwa ( Kick Andy ! )

  1. INSPIRATIFFFF……..

    kpn2 qta mkn kerang rebus….
    pondok bulu is a good please…

    #do u remember pondok bulu ????
    dket Prapatttt🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s