Merasa Bersalah

Tadi saya dan beberapa teman sudah berencana untuk kumpul angkatan 2010, tapi ternyata semuanya musnah manakala salah satu dari kami berbeda arah (mungkin mau balik ke kostannya), enggak deh, 2 orang, satu balik, satu lagi merayakan ulang tahun temannya, tinggal kami  bertiga. Tapi ketika sudah di tengah perjalanan menuju ruangan 32xx ehhh, malah diajak teman yang satunya lagi buat ikutan balik. Tanpa pikir panjang saya langsung dengan semangat menyetujui nya, Jadi deh, kami bertiga balik masing-masing, padahal dari tadi kami sudah berkomitmen untuk kumpul angkatan, ya , maklumlah sudah cukup lama juga tidak mengikuti acara-acara kumpul angkatan maupun himpunan kami.
Selain karena kesibukan, faktor yang paling utama adalah karena malas. Wahh…parah bener emang kami ini. Jadi merasa bersalah sama teman-teman yang sudah capek ngajakin dan ngurusin semua tempat dan tanggal kumpul angkatan ini, karena bagimanapun kita dulunya berusaha sama-sama melakukan kaderisasi (bukan hal yang mudah), butuh perjuangan dan komitmen, namun sekarang gak tau kemana komitmen yang dulu itu berada, entah sudah di bulan, mars, atau planet-planet lainnya.
Yang pastinya mungkin orang-orang yang seperti kami ini, termasuk saya, sangat tidak disarankan untuk di contoh. Apa yang disebut sebagai pembual, atau apapun itu mungkin tepat untuk kami sebagai individu yang berada di dalam sebuah komunitas atau angkatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s