Tentang Impian

Aku baru saja membaca blog seorang teman, namanya “Ipeh”, tentang mewujudkan mimpi. Dia bercerita tentang keinginannya untuk kembali mengikuti hatinya mewujudkan mimpi yang masih terkubur entah dimana. Keras kepala, itu mungkin salah satu sifat yang dimilikinya. Bagaimana tidak, ini merupakan tahun ketiga kalinya, untuk mencoba kembali tes masuk perguruan tinggi untuk seumuran kami. Aku baca, dia ingin masuk STAN.
Sedikit tentang STAN, kepanjangan dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara ini Mempunyai tingkatan D1,D3, dan D4. Dan seperti kebanyakan pandangan orang, ini merupakan perguruan tinggi yang cukup ternama dan menggiurkan, karena setiap mahasiswa tamatan STAN, akan otomatis menjadi PNS. Jadi tak perlu lagi repot untuk memikirkan peluang kerja apa nanti yang bisa dimasuki. Itulah mungkin inti dari keuntungan kuliah di situ. Di samping pandangan positif,terdapat pula pandangan negatif tentang orang-orang yang menjadi alumni STAN. Karena banyak dari mereka yang menduduki posisi di direktorat-direktorat kementrian keuangan, perpajakan, maupun kepabeaan cukai, yang menjadi koruptor. Seperti yang banyak diberitakan di TV. Tapi kalau masalah ini, menurut saya kembali lagi ke kepribadian orangnya. Kalau dia memang cinta uang, dia akan menggunakan 1001 cara untuk mendapatkannya, termasuk cara-cara yang haram. Karena bagaimanapun, mereka telah dilatih untuk mengerti tentang bagaimana cara kerja sistem di dalam sana. Yang kebanyakan orang awam tidak mengetahuinya.
Kembali tentang keinginan teman saya untuk kuliah diSTAN ini. Sebagai seorang teman baik, saya akan mensupport keinginannya. Tapi ada pertanyaan yang ingin saya tanyakan, apa seh sebenarnya tujuan utama dia mau masuk STAN ini??..
Kenapa dia mempunyai impian itu??. Apakah dia ingin kaya, apakah dia ingin menjadi PNS ??..Karena kalau menarik benang merah dari kehidupannya sekarang, rasanya, itu hal yang terlalu mudah untuknya. Atau seperti yang saya kenal, dia ingin mandiri dalam mencapai sesuatu. Entahlah, tapi apapun itu semoga itu menjadi yang terbaik dan membuatnya bahagia. Heheheh
Sedikit tips yang pernah saya lakukan 2 tahun lalu untuk bisa lulus di STAN adalah dengan ketekunan untuk membahas soal-soal tahun sebelumnya. Khususnya bahasa inggris. Karena biasanya 3/4 dari orang yang mencoba ujian STAN tidak lulus dari nilai mati, kemungkinan besar di Bahasa inggris. Yakinlah bahwa walaupun seratus ribu orang yang mengikuti ujian ini, 99000 dari mereka hanyalah yang mencoba keberuntungan tanpa punya keseriusan dan persenjataan yang diperlukan untuk menaklukkan musuh-musuhnya. Jadi kalau Anda memang serius dan punya kesungguhan serta persiapan yang baik, 90% satu kursi di STAN akan milik anda. Sisanya adalah kehendak Tuhan yang menjadi kunci utama.
Terakhir, selamat mencoba ipeh, semoga impian mu terkabul dan membuatmu bahagia.
😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s