UN Dijadikan Sebagai Syarat Kelulusan

Beberapa hari yang lalu kami berdiskusi di kelas terkait UN yang dijadikan sebagai tolok ukur kelulusan masuk universitas negeri. Karena beberapa hal, banyak dari kami yang menyela, seperti kebanyakan orang kami mengemukakan alasan yaitu :
1. Masih terdapat kecurangan (yang ini sudah lumrah dikalangan anak didik danpendidik),
2. Kualitas soal yang tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh perguruan tinggi,

Alasan di atas memang fakta yang terjadi. Namun tidak mungkin hal diatas tidak menjadi bahan pertimbangan oleh para suhu universitas. Untuk membuka pikiran, saya berikan solusi dan keuntungan kenapa UN sudah seharusnya dijadikan ujian masuk perguruan tinggi, yaitu:
1. Ujian dilaksanakan dengan independen dengan peran aktif universitas, seperti hal nya SNMPTN, sampai dengan pengawasan dan pembuatan soal, biarkan universitas yang menangani. Pertanyaannya adalah pasti banyak siswa yang tidak lulus. Nah, kalau masalah kelulusan, biarkan sekolah yang membuat keputusan.
2. Dengan dilaksanakan nya aturan ini, akan menghemat pengeluaran APBN pemerintah, karena untuk menyiapkan ribuan lembar soal dan jawaban(UN) pasti butuh biaya yang banyak.
3. Kualitas dapat terpantau karena universitas yang bertanggungjawab.

Lucu memang, hal ini sebenarnya sudah dilakukan puluhan tahun yang lalu, namun kita kembali ke sistem itu. Pertanyaannya adalah untuk apa dulu diadakan UN kalau memang akhirnya seperti ini??.Apakah ini hanya menjadi proyek yang diatas sana?.
UN yang dijadikan syarat kelulusan hanya pengubahan nama dari sistem penerimaan mahasiswa baru. Konyol memang. Tapi ini lah kenyataannya. Bagaimana, setujukah anda diberlakukannya sistem ini?..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s