Sudah waktunya Inalum milik kita sepenuhnya

Saya sangat sepakat dengan rencana pemerintah yang akan mengambil alih PT.Inalum dari Jepang yang mempunyai mayoritas saham (58,9%) seharga 7 Triliun. Sekedar Informasi listrik yang dihasilkan inalum lebih kurang sekitar 600MW, ini sangat besar (bandingkan dengan jatiluhur yang tidak sampai 200MW). Hanya sebelumnya/sampai saat ini listrik itu tidak disalurkan sepenuhnya untuk penerangan namun untuk peleburan aluminium yang pabriknya di Kuala Tanjung. Menurut saya akan lebih menguntungkan apabila listrik yang dihasilkan PLTA Sigura-gura dan PLTA Tangga digunakan untuk sepenuhnya penerangan, karena seperti yang banyak kita rasakan, masih seringnya mati listrik di sekitaran sumarera ini. Kemungkinan adalah kurangnya pembangkit-pembangkit listrik yang dimiliki oleh PLN atau mungkin Pembangkitnya sudah berumur tua sehingga tidak layak sepenuhnya beroperasi.
Baru-baru ini (beberapa tahun lalu) juga sudah dilakukan peresmian dari PLTA Asahan I yang kapasitasnya sekitar 180 MW, pemiliknya saya kurang tau siapa, tapi yang saya dengar adalah China (mungkin).
Dan untuk kedepannya akan dibangun juga PLTA Asahan III, ketiganya sama-sama memanfaatkan aliran air danau TOba yang melimpah ruah, hanya saja kita masih belum atau tidak mempunyai kemampuan finansial/teknis yang mencukupi. Sehingga diberikan kesempatan kepada negeri lain yang lebih mempunyai kemampuan untuk membangun dan memanfaatkan kekayaan SDA yang diberikan Tuhan kepada negeri ini. Menyedihkan memang, namun apa yang bisa kita katakan.??
Harapan saya, harapan kita semua, semoga dengan kemampuan dan peningkatan perekonmian kita akhir-akhir ini bisa membuat kita lebih dewasa dan mumpuni dalam memanfaatkan kekayaan kita yang masih banyak disana-sini yang harus kita manfaatkan demi kesejahteraan kita.

3 thoughts on “Sudah waktunya Inalum milik kita sepenuhnya

    • ruri: inalum (indonesia asahan aluminium) itu salah satu perusahaan besar kerjasama antara Jepang-indonesia (mayoritas sahamnya dimiliki jepang, sebanyak 58,9%). Inalum sebagai pemasok bahan baku aluminium ke berbgai negara. Untuk mendapatkan listrik tenaga tinggi, inalum memanfaatkan tenaga listrik dari aliran air danau Toba, sehingga dia mempunyai pembangkit tenaga listrik sendiri yang biasa dinamanakn Asahan II, dengan kapasitas sekitar 600 MW.
      Kira-kira penjelasannya seperti itu Ruri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s