Apakah Jalan tol merupakan solusi kemacetan?

Sebagai bagian dari mahasiswa teknik sipil, sudah seharusnya saya mengerti apa yang menjadi persoalan di dunia transportasi kita. Topik ini menjadi sangat menarik bagi saya ketika berbagai informasi/pengetahuan yang saya peroleh dari dosen yang mempertanyakan,” Benarkah jalan tol merupakan sebuah dari solusi untuk mengatasi kemacetan?”. Tidak, jalan tol bukanlah alternatif untuk mengatasi kemacetan. Jalan tol dibuat semata-mata adalah untuk kepentingan bisnis, ya untuk kepentingan ekonomi. Ini investasi yang menggiurkan bagi para investor yang ingin mengeruk pundi-pundi rupiah dari setiap kendaraan yang melalui jalan tol. Tidak salah memang kalau untuk kepentingan ekonomi, karena bagiamanapun sebagai negara yang ingin maju kita harus meningkatkan infrastruktur kita. Jadi apa dong solusi untuk kemacetan?. Kereta api, ini adalah suatu moda transportasi yang punya keunggulan dari moda lainnya. Keuntungannya apa saja?:
1. Bebas hambatan
2. Cepat
3. Aman
4. Memindahkan orang/barang, bukan modanya, contohnya begini, kalau kita menggunakan mobil atau motor, yang menjadi masalah adalah mobil/kendaraan kita itu yang menjadikan macet, padahal sementara kapasitas orangnya katakanlah 5 orang. Nah ini yang menjadi penyebab kemacetan manakala daya beli masyarakat meningkat dan berbondong-bondong membeli kendaraan bermotor. Itulah menjadi sangat penting suatu negara yang ingin bebas dari kemacetan harus memperbaiki sistem perkereta apiannya.
Nah yang menjadi masalah adalah biaya yang dibutuhkan untuk perkeretaapian bukan main mahalnya. Lagi-lagi dana adalah masalah utama dalam suatu solusi.

2 thoughts on “Apakah Jalan tol merupakan solusi kemacetan?

  1. Pemikiran saya kalau harga bensin dibuat mahal maka pengguna mobil pribadi akan beralih ke transportasi yg lebih murah. Transportasi umum spt kereta dan bus, mungkin dimasa mendatang ada busway sebaiknya dibuat semodern (senyaman) mungkin dengan tiket atau hrg yg murah.

  2. betul, tulisan yg bagus. saya pendapat orang awam saja ya, dari jumlah yg sudah dikorupsikan gayus dkk, angie dkk, saja mungkin sudah bisa membangun sebagian sistem perkeretaapian ini. daripada bangun jalan tol melulu.

    Dan saya pun setuju sama Kak Nella, bukankah di negara maju sana memang harga BBM mahal? makanya orang tak sanggup beli mobil. mending pakai kendaraan umum. mungkin perlahan akan diterapkan di Indonesia. Dalam waktu 20 tahun kedepan mungkin sudah ada mtr atau mrt di jakarta, medan, palembang, balikpapan, dll hahaha.. amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s