Belajar mengelola panik

Di kampus tadi kami diberikan soal quis oleh asisten, waktunya 2 jam untuk 2 soal. Awalnya seh saya lancar mengerjakannya, tetapi setelah setengah perjalanan, saya menyadari ada yang aneh dengan jawaban saya. Waktu sudah semakin menipis. Shitt.. terpaksa saya mengerjakan ulang soalnya. Apa yang terjadi? saya panik, saya yakin, saya bisa mengerjakannya, tapi karena panik, semuanya jadi buyar. siall, akhirnya saya tidak selesai. Ini merupakan pelajaran berharga buat saya. Walaupun sebenarnya saya sering menghadapi masalah-masalah kritis, tetapi tetap saja kadang tiba-tiba panik itu muncul.
Jadi kalau dipikir-pikir sebenarnya kuliah itu bukan hanya tempat menimba ilmu, jauh lebih banyak dari itu, kita bisa belajar banyak hal, termasuk salah satunya mengelola panik. Masalah sekecil apapun kalau sudah panik, semuanya bisa menjadi runyam. HUffttt.

 

 

 

One thought on “Belajar mengelola panik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s