Arti Politik

Seorang anak laki laki bertanya kepada ayahnya : “Apa artinya Politik, Ayah?”. Aa….aaach anakku kalau memang engkau ingin mengetahui, artinya sederhana : “Saya adalah kepala rumah tangga karena saya adalah yang menghasilkan pendapatan bagi keluarga kita, boleh juga anda menyebutnya sebagai sang kapitalis”. Ibu kamu adalah Menteri Keuangan karena ia yang melakukan administrasi dirumah ini, jadi sebutlah ia sebagai “Pemerintahan”. Kita disini sama sama menjaga, menididik dan menjaga kesejahteraan kamu, jadi kita sebut saja kamu adalah “Rakyat”. Pembantu rumah tangga kita sebut saja sebagai: “Buruh”, “tenaga Kerja”, atau “Rakyat Kecil” dan adik kamu kita sebut saja sebagai “Masa Depan Bangsa”. Nach pikirkanlah semua itu dan mungkin itu semua bagi kamu akan masuk akal.

Malamnya si Anak Laki laki ini pergi tidur dan melamun mengenai penjelasan Ayahnya.

Malam hari, ia mendengar adiknya menangis. Ia bangun dan menari tahu apa yang sedang terjadi. Ditemukannya adiknya telah ngompol dan penuh dengan kotoran ditempat tidurnya, maka anak laki – laki ini pergi kekamar orang tuanya namun dilihatnya Ibunya sedang tidur dengan lelapnya dan ayahnya tidak ada ditempat tidur.

Karena tidak ingin menbangunkan Ibunya ia pergi kekamar pembantu. Ditemukannya kamar pembantu terkunci, karena itu ia mengintip melalui lubang kunci. Apa yang dilihatnya… : Ayahnya sedang tiduran dengan pembantu tersebut. Karena pasrah iapun kembali ke tempat tidurnya.

Keesokkan harinya, anak laki laki tersebut mengatakan kepada ayahnya : “Ayah, saya rasa penjelasan yang Ayah sampaikan kepada saya kemarin mengenai “POLITIK” masuk diakal dan saya mengerti maksudnya.

Ayahnya menjawab : Bagus anakku, sekarang coba anda jelaskan dengan kata katamu sendiri arti dari “POLITIK” itu.

Si anak laki laki tersebut mengatakan : “ Kapitalisme itu adalah memperkosa Buruh kecil, sementara Pemerintahan tertidur dengar lelapnya, Rakyat kecil tidak ada yang memperhatikan, dan Masa Depan Bangsa tertidur didalam kotorannya sendiri tanpa ada yang memperhatikannya.

Sang Ayah rasanya mau pingsan!!!!!!!!!

Sumber: Gontha.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s