Susahnya berhemat

Walau telah berulang kali saya berusaha kuat untuk menekan pengeluaran uang, ternyata tetap saja hasilnya defisit. Hadehhh…
Memang biaya hidup di kota ini menurut saya cukup tinggi dibandingkan kota-kota lain (yogya misalnya). Selalu saja ada biaya tak terduga yang tak tau datangnya dari mana, sehingga terkadang tiba-tiba aja, ketika melihat isi dompet, ternyata sudah sisa sekian ribu, padahal kemaren baru saja dari ATM. Ckckckc. Dan sekarang, saya hanya merenungi kembali bagaimana cara yang pas untuk menekan laju pertumbuhan “pengeluaran” yang demikian derasnya. Hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s