Carilah dahulu kerajaan Allah dan KebenaranNya

“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”
— Matius 6:33

Tadi di gereja, tema khotbah yang diambil adalah tentang orang kaya yang bodoh. Dimana diceritakan dalam kitab injil Lukas pasal 12:13, ada seorang yang meminta kepada Yesus agar Yesus mengatakan kepada saudaranya yang kaya untuk berbagi warisan dengan dia. Tetapi firman Tuhan mengatakan :

12:20 …Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
12:21 Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah.”
12:22 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai.
12:23 Sebab hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian.
12:24 Perhatikanlah burung-burung gagak yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mempunyai gudang atau lumbung, namun demikian diberi makan oleh Allah. Betapa jauhnya kamu melebihi burung-burung itu!

Hal yang sama sering aku pikirkan dalam kehidupan ini :”Apa sebenarnya yang harus aku lakukan dalam kehidupan ini?” Jujur saja, ini adalah pertanyaan yang paling membingungkan buatku. Jujur aku ini masih sangat kacau dalam kerohanian, saya menyadari bahwa saya sungguh adalah orang yang sangat berdosa. Jadi apa sih yang terpenting? Setelah kuliah, kerja, dapat uang, nikah, dst…..Di satu sisi, ketika jiwa manusia “hedonis” muncul dalam pikiran ini, apalagi ketika membaca buku2 kesuksesan, saya ingin menjadi seperti mereka, menjadi kaya raya, menikmati hidup, punya mobil mewah, dsb. Tapi pertanyaan-pertanyaan muncul, apakah benar ini yang  paling penting yang harus saya lakukan didunia ini ? Benarkah bahwa kekayaan adalah segalanya? Apakah Tuhan berkenan dengan apa yang saya lakukan? Bagaimana dengan firman yang mengatakan “Dimana hartamu berada, disitu hatimu berada” ?, Bagaimana dengan amanat agung Tuhan Yesus yang mengatakan “Pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu”. ? Sungguh benar-benar membuat saya bingung.
Lalu  ketika khotbah tadi, di dalam firman Tuhan dikatakan bahwa “carilah dahulu kerajaan Tuhan dan kebenaranNya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu”. Saya makin bingung dengan maksud ayat ini. Lalu setelah pulang ke kostan, saya mencoba untuk browsing di google, dan saya dapatkan artikel yang menurut saya sangat membantu saya memahami firman Tuhan ini. Saya percaya bahwa semua yang dikatakan dalam firmanNya adalah kebenaran mutlak, dan memang harus kita lakukan agar kita berkenan dihadapan Allah, hidup kekal di surga bersama orang-orang percaya lainnya. Karena pada akhirnya kesanalah tujuan kita yang sebenarnya, hidup kekal bersama Tuhan Yesus. Saya memohon kepada Tuhan untuk bimbinganNya agar saya melakukan yang dikatakan dalam firmanNya, yakni mencari dahulu kerajaan dan kebenaranNya. Hal-hal yang bersifat materialistis dan hal-hal yang sejenisnya/duniawi hanyalah tambahan. Bukankah sudah Dia katakan, bahwa “ Janganlah kuatir akan hidupMu”. Saya ingin menjalani hidup ini dengan sukacita didalamNya, dengan bimbinganNya, karena saya ini begitu lemah. Kedagingan yang ada sungguh begitu berat untuk ditaklukan, hawa nafsu duniawi begitu kuat menghadang. Namun aku tahu, ketika kita percaya dan memohon pertolongan Tuhan, saya yakin Dia akan memberikan tanganNya untuk menolong kita.
DI bawah ini saya lampirkan apa yang saya browsing di google, tentang arti carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaranNya. Semoga ini menginspirasi dan memberi kita pemahaman akan firman Tuhan.

Saya percaya hampir setiap orang Kristen mengetahui ayat di atas. Banyak juga yang menjadikannnya sebagai ayat favorit dan pegangan hidup. Apakah kita benar-benar mengerti yang dimaksud dengan perkataan Yesus ini? Perkataan Yesus ini sebenarnya mengandung pengertian yang sangat dalam.

Sebelum mengatakan perkataan ini, Yesus berkata tentang apa yang dicari oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah. Orang yang tidak mengenal Allah mencari hal duniawi yaitu makanan, minuman, pakaian, rumah, mobil, jodoh, dan lainnya. Kata “semuanya” yang dimaksud oleh Yesus adalah hal yang dicari orang yang tidak mengenal Allah. Jadi sebagai orang percaya maka kita akan bisa memiliki semua itu. Tetapi ada satu syarat yaitu harus lebih dulu mencari kerajaan Allah dan kebenarannya.

Dalam terjemahan bahasa Indonesia sehari-hari terdapat pengertian yang lebih jelas. Versi B.Indonesia sehari-hari : “Jadi, usahakanlah dahulu supaya Allah memerintah atas hidupmu dan lakukanlah kehendak-Nya. Maka semua yang lain akan diberikan Allah juga kepadamu.”

Mencari kerajaan Allah dan kebenarannya maksudnya adalah kita menjadikan Yesus sebagai Tuhan atas seluruh aspek hidup kita. Dengan kata lain menempatkanNya sebagai prioritas utama dalam hidup kita. Saya masih teringat dengan salah satu perkataan Brian Houston dalam kotbahnya:”Put Him first in your life”.

Saudaraku kalau boleh jujur saya ingin mengatakan kebanyakan orang kristen umumnya akan mencari semuanya yang akan ditambahkan daripada mencari kerajaan Allah dulu. Bahkan dalam doa-doa kita kebanyakan kita meminta yang ditambahkan daripada kehendak Allah. Tuhan bukan tidak ingin memberkati anak-anakNya tetapi Ia ingin kita lebih dulu menjadikanNya sebagai Tuhan atau prioritas utama dalam seluruh aspek hidup kita. Oleh sebab itu dalam doa Bapa kami, kata datanglah kerajaanMu jadilah kehendakmu ditempatkan lebih dulu dari doa meminta berkat/makanan.

Kita sering datang berdoa kepada Tuhan dengan list yang panjang. Tuhan berkati hidupku, pelayanku, keluargaku, masa depanku dan lainnya. Tetapi kita jarang berdoa agar kehendak Tuhan jadi atas semua yang kita doakan. Apalagi bila berdoa untuk masalah jodoh maka biasanya kita sulit untuk berdoa agar kehendak Tuhan yang jadi. Soalnya biasanya kita sudah memiliki perasaan cinta atau suka sebelum mencari kehendak Tuhan.

Dalam berdoa untuk hal jodoh saya selalu berdoa: ” Tuhan jikalau memang ini kehendakMu maka biarlah Tuhan memimpin dan menjadikannya pada waktunya tetapi bila bukan maka kiranya dijauhkan dariku”. Sejujurnya memang sulit bila di hati ini sudah ada rasa cinta tetapi bila kita ingin diberkati maka kita harus meletakkan  kehendak Tuhan sebagai prioritas yang utama.

Untuk menguji apakah kita mencari dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya itu tidak susah. Misalnya saat ini ada yang menawarkan kita uang 1 milyar tanpa pamrih apapun dan juga tersebut adalah uang halal. Yang lebih meneguhkan lagi orang itu berkata bahwa ia merasa digerakkan oleh Tuhan. Dan sepertinya kita juga memerlukan uang itu untuk pelayanan rohani. Reaksi kita terhadap tawaran itu bisa menunjukkan apakah kita mencari kerajaan Allah dulu atau tidak. Bisa jadi itu memang adalah kehendak Tuhan tetapi bisa juga bukan.

Bila kita memang menempatkanNya sebagai prioritas utama maka kita seharusnya berdoa dulu dan menyerahkannya kepada Tuhan agar kehendakNya yang terjadi. Tetapi bila kita berfokus kepada semua yang ditambahkan itu maka kita akan langsung menerima pemberian itu tanpa mencari dahulu kehendak Tuhan. Pernyataan ini sepertinya bernada sangat munafik bagi banyak orang. Ini bukan masalah munafik atau tidak melainkan kebenaran yang seharusnya kita lakukan

Demikian juga dengan masalah memilih pasangan hidup/jodoh. Apakah kita mau menempatkanNya sebagai prioritas utama dalam bidang ini? Banyak orang sulit menyerahkan hal yang satu ini kepada Tuhan. Saya juga dulu takut menyerahkan masalah jodoh kepada Tuhan sebab saya takut nanti Tuhan memberikan orang yang tidak sesuai dengan pilihan saya. Saudaraku, percayalah Tuhan itu adalah Bapa yang baik. Bila bapa di dunia saja ingin anaknya bahagia apalagi Bapa kita di surga yang sempurna? Ia bukan saja akan memberikan yang baik melainkan yang terbaik buat setiap anak-anakNya.

Yang perlu kita lakukan adalah mencari dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya dan yang lain akan menyusul. Menempatkan Tuhan sebagai prioritas utama dalam seluruh aspek hidup kita.

Sumber : http://yesusjuruselamatmu.blogspot.com/2012/09/carilah-dahulu-kerajaan-allah-dan.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s