Minimnya hak pejalan kaki !!

Hampir satu bulan di ibu kota yang ruwet ini. Pergi dan pulang kerja praktek selalu saya berjalan kaki, jaraknya sekitar 1 kilometer. cukup mencucurkan keringat di kota sepanas ini. Yang paling saya sesalkan adalah ketika berjalan kaki, rasanya tidak ada penghargaan sama sekali bagi pejalan, memang disini pejalan kaki mau gak mau harus berjalan di aspal, karena trotoar pun tak memadai, bisa-bisa masuk parit kalau berjalan di trotoar, trotoar yang bagus malah dihuni pedagang kaki lima. Hadohhh…Di sini saya menjadi ragu menerapkan apa yang dulu pernah diajarkan bahwa berjalan kaki harus di sebelah kiri. Karena takut bisa-bisa di tabrak dari belakang. kalau kita lewat kanan, kita bisa melihat kendaraan yang akan melintas ke arah kita.
Belum lagi kalau lewat dari kiri, tak jarang telinga ini panas menerima klakson dari mobil-mobil mewah itu. Hufft…
Miris rasanya menyadari bahwa begini kenyataan yang harus kami hadapi di ibu kota ini.

2 thoughts on “Minimnya hak pejalan kaki !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s