Menjadi “Pemimpin” itu candu?

Saya sebenarnya masih sering bertanya, apa lagi yang dicari mereka (para calon pemimpin) di atas sana?. Apakah jabatan tertinggi yang ingin mereka capai adalah suatu tujuan mulia sebagai negarawan atau semata sebagai katalisator di balik keinginan pribadi?. Kekayaan mereka, menurut sumber, di atas milyaran rupiah, apakah tidak cukup semuanya itu? Kenapa semuanya begitu gamblang kelihatan sebagai pencitraan? Apa dibalik keinginan mereka sebenarnya? Adakah ketulusan memimpin?
“Politisi” itu adalah suatu bakat atau passion?

Di lain pihak, di organisasi-organisasi kecil, orang-orang malah menolak dijadikan sebagai pemimpin? #sungguh kontradiktif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s